Baru-baru ini banyak kabar di media masa tentang gunung Sadahurip yang ada di Desa Sadahurip Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang struktur bangunannya mirip Piramida.
Menurut keterangan di beberapa media masa,Ir Yanuarius Nunuhitu yang merupakan Staf Khusus Presiden bidang Bencana Alam dan Bantuan Sosial menjelaskan bahwa tim katastropik purba yang melakukan penelitian intensif pada gunung Sadahurip menemukan fakta yang cukup mengagetkan.Gunung Sadahurip di Garut memiliki bentuk dan patahan berbeda dari gunung lainnya seperti struktur yang ada pada piramid dan di duga ada sebuah bangunan di dalam gunugn tersebut
Berdasarkan penelitian sementara yang telah dilakukan sebelumnya, Gunung Sadahurip memiliki perbedaan dari bentuk maupun patahan yang diduga sengaja dibentuk oleh manusia, katanya. Tim katastropik purba juga telah mendapatkan gambaran bentuk bangunan tersebut seperti piramida, melalui foto satelit IFSAR, geolistrik, berbagai survei dan meneliti secara intensif dan uji carbon untuk memperkirakan umur bangunan itu. Kita sudah pastikan bangunan itu bentuknya mirip piramida. Ditengarai ada satu pintu untuk masuk ke bangunan tersebut
Sekadar catatan, Piramida Giza selama ini dikenal sebagai piramida tertua dan terbesar dari 3 piramida yang ada di Nekropolis Giza. Dipercaya bahwa piramida ini dibangun sebagai makam untuk firaun, dinasti keempat Mesir, Khufu dan dibangun selama lebih dari 20 tahun yang diperkirakan berlangsung pada sekitar tahun 2560 sebelum Masehi.Dalam beberapa waktu ke depan, Tim Katastropik Purba akan melakukan paparan ke publik tentang temuan-temuannya tersebut. Tak hanya soal temuan piramida di Garut tersebut, tim ini nantinya juga akan memaparkan temuan istimewa di kawasan Trowulan, Batu Jaya, beberapa lokasi "menhir" di Sumatera dan lain-lain.
"Ada temuan mencengangkan tentang uji karbon dating pada 3 lapis kebudayaan di kawasan Trowulan yang biasa disebut Majapahit pada zaman sejarah masehi itu. Juga tentang temuan-temuan lapisan sejarah di Lamri Aceh dan sekitarnya," ungkapnya.
Terhadap temuan ini, sambung Andi, Tim Katastropik Purba juga akan terus berkoordinasi dengan bidang kepurbakalaan, antropologi, arkeologi, pakar budaya, ahli sejarah dan lainnya. Disamping itu, juga akan terus berkoordinasi lintas ilmu kebumian sehubungan dengan temuan-temuan sejarah bencana-bencana lokal dan global untuk dicari mitigasinya.Rekomendasi dari tim Katastropik Purba agar 3 gunung di Jawa Barat yakni Gunung Kaledong, Gunung Putri, dan Gunung Haruman dijadikan sebagai cagar budaya.Rekomendasi itu atas dasar penelitian melalui metode ilmu kebumian, meneliti sumber-sumber bencana alam dan melacak informasi dari masa lalu yang berkaitan dengan kejadian bencana alam katastropik.Obyek penelitian lain yang berada pada jalur-jalur patahan gempa bumi dan gunung api di sepanjang Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa timur, Sumatera, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Kalimantan sampai Papua, terus dikaji secara ilmia
kita berharap hasil penelitian di dalam Gunung Sadahurip nanti dapat ditemukan benda peninggalan zaman dulu sehingga dapat mengungkap peradaban manusia zaman dulu di Kabupaten Garut. Apabila Gunung Sadahurip terbukti terdapat peninggalan bersejarah, maka akan menjadi perhatian dunia yang berdampak nama Kabupaten Garut menjadi dikenal begitupula Indonesia.